25 Soal TKA Matematika SMA 2025: Materi, Latihan, dan Pembahasan Lengkap

Administrator

25 Soal TKA Matematika SMA 2025 lengkap dengan materi dan pembahasan - MATEMATIKA.ID

Soal TKA Matematika SMA menuntut lebih dari sekadar kemampuan mengingat rumus. Kita perlu memahami konsep, membaca informasi dengan cermat, dan memilih cara penyelesaian yang tepat. Melalui 25 soal berikut, kamu akan berlatih menghubungkan materi bilangan, aljabar, geometri, trigonometri, statistika, dan peluang dengan berbagai situasi yang sering muncul dalam ujian.

Setiap pembahasan disusun bertahap agar proses berpikirnya mudah diikuti. Cobalah mengerjakan soal terlebih dahulu, kemudian cocokkan langkah penyelesaianmu. Perhatikan juga strategi singkat yang dapat membantu menghemat waktu tanpa mengabaikan ketelitian.

Daftar isi: Tujuan · Bilangan dan Aljabar · Barisan dan Pertidaksamaan · Geometri · Transformasi dan Pengukuran · Trigonometri · Data dan Peluang · Kunci Jawaban.

Pembahasan soal TKA Matematika SMA 2025 tidak hanya membutuhkan kemampuan menghitung. Banyak soal justru menguji apakah kita mampu memilih informasi penting, membangun model matematika, membaca grafik, dan menentukan strategi yang paling efisien.

Pada kumpulan soal ini, materi yang muncul sangat beragam. Ada himpunan dan eksponen, fungsi, barisan, sistem pertidaksamaan, geometri, transformasi, trigonometri, statistika, hingga peluang.

Karena itu, strategi terbaik bukan menghafal satu rumus untuk setiap nomor. Kita perlu mengenali struktur soal terlebih dahulu.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari pembahasan ini, kamu diharapkan mampu menyelesaikan soal TKA yang melibatkan operasi bilangan, pemodelan fungsi, barisan dan deret, sistem persamaan dan pertidaksamaan, hubungan sudut dan bangun ruang, kesebangunan, Teorema Pythagoras, transformasi geometri, luas dan volume, perbandingan trigonometri, interpretasi grafik, ukuran pemusatan data, permutasi, serta peluang.

Kamu juga diharapkan mampu memilih strategi yang efisien, memeriksa kewajaran hasil, dan membedakan informasi yang benar-benar diperlukan dari informasi yang hanya berfungsi sebagai pengecoh.

Mari Berpikir

Perhatikan tiga jenis soal berikut.

Soal pertama memberi banyak angka tetapi hanya membutuhkan satu pola sederhana.

Soal kedua menampilkan gambar, tetapi penyelesaiannya justru lebih mudah setelah gambar diterjemahkan menjadi persamaan.

Soal ketiga tampak seperti perhitungan panjang, tetapi yang sebenarnya diuji adalah apakah informasi yang tersedia sudah cukup.

Inilah karakter soal TKA. Kita tidak hanya ditanya berapa jawabannya, tetapi juga dituntut memahami mengapa strategi tertentu paling tepat.

“Genius is one percent inspiration and ninety-nine percent perspiration.” – Thomas Edison

Materi Inti: Bilangan, Himpunan, Eksponen, dan Fungsi

1. Membaca notasi himpunan dengan benar

Himpunan adalah kumpulan objek yang keanggotaannya dapat ditentukan dengan jelas. Dalam soal TKA, tantangan utama sering bukan operasi himpunannya, melainkan membaca syarat pembentuk himpunan. Ungkapan “bilangan asli kurang dari enam” berarti kita perlu memeriksa angka satu hingga lima. Ungkapan “bilangan genap yang merupakan bilangan cacah” memperbolehkan nol. Adapun bilangan prima memiliki tepat dua faktor positif, yakni satu dan dirinya sendiri. Karena itu, bilangan satu bukan prima dan bilangan dua justru satu-satunya prima genap.

Irisan dua himpunan, ditulis \(A\cap B\), hanya mengambil anggota yang muncul pada keduanya. Gabungan, \(A\cup B\), mengambil semua anggota yang muncul pada salah satu atau keduanya tanpa duplikasi. Operasi dengan tanda kurung harus dikerjakan sesuai urutan. Sebagai contoh, \((A\cap B)\cup C\) berbeda secara umum dari \(A\cap(B\cup C)\). Saat pilihan jawabannya mirip, satu unsur seperti angka nol atau empat bisa menjadi penentu. Cara yang aman ialah menuliskan anggota yang relevan, melakukan irisan, kemudian baru gabungan.

2. Pangkat pecahan bukan operasi yang menakutkan

Definisi pentingnya adalah \(a^{m/n}=\sqrt[n]{a^m}\) untuk nilai yang memenuhi domain operasi. Aturan \(a^p a^q=a^{p+q}\) dan \(a^p/a^q=a^{p-q}\) hanya dapat digunakan langsung jika basisnya sama. Banyak siswa tergesa-gesa mengurangkan pangkat dari angka dengan basis berbeda. Padahal, langkah yang paling hemat ialah memfaktorkan basis menjadi faktor prima, misalnya delapan menjadi dua pangkat tiga dan sembilan menjadi tiga pangkat dua. Sesudah itu, pembilang dan penyebut mudah disederhanakan.

Perhatikan tanda negatif pada pangkat: \(a^{-n}=1/a^n\), bukan bilangan yang otomatis bernilai negatif. Ketika hasil terakhir tampak terlalu besar, periksa apakah pangkat pembilang dan penyebut sudah dikurangkan dengan urutan yang benar. Gunakan pemeriksaan kewajaran sederhana. Jika banyak faktor besar berada di penyebut, hasil akhirnya mungkin berupa pecahan kecil; namun besar-kecilnya tetap harus ditentukan dengan perhitungan yang sah.

3. Operasi biner dan fungsi: baca definisi terlebih dahulu

Simbol operasi yang asing, misalnya \(a\odot b\), tidak berarti perlu rumus baru dari luar soal. Soal sudah menyediakan aturan operasinya. Kita hanya perlu menyubstitusikan nilai dan menyederhanakan aljabar. Sebelum membagi dengan suatu ekspresi, periksa bahwa penyebutnya tidak nol. Bila variabel disyaratkan tidak negatif, gunakan syarat tersebut untuk menyaring solusi yang muncul dari pemfaktoran persamaan.

Fungsi linear berbentuk \(y=mx+c\) menghubungkan perubahan input dengan output secara konsisten. Ketika fungsi menyatakan hubungan antara tahun dan kenaikan suhu, jangan langsung menyamakan variabel x dengan jumlah tahun setelah suatu tanggal, karena soal mungkin mendefinisikan x sebagai tahun kalender. Identifikasi arti variabel, masukkan nilai target, lalu selesaikan persamaannya. Di akhir, kembalikan jawaban ke satuan yang ditanyakan, misalnya tahun, rupiah, atau derajat Celsius.

Pembahasan Soal Bilangan dan Aljabar

SOAL1

Diberikan tiga himpunan:

\(A=\{x\in\mathbb{N}\mid x<6\}\)

\(B=\{x\in\mathbb{Z}_{\ge 0}\mid x\text{ genap}\}\)

\(C=\{x\mid x\le 10,\ x\text{ bilangan prima}\}\)

Hasil dari \((A\cap B)\cup C\) adalah ….

A. \(\{2,3,5,7\}\)

B. \(\{0,2,3,5,7\}\)

C. \(\{2,3,4,5,7\}\)

D. \(\{0,2,3,4,5,7\}\)

E. \(\{2,3,4,5,7,10,12,14\}\)

Pembahasan

Tuliskan anggota yang relevan terlebih dahulu.

\(A=\{1,2,3,4,5\}\).

Bilangan genap yang juga terdapat dalam A adalah \(2\) dan \(4\), sehingga

\[A\cap B=\{2,4\}\]

Bilangan prima yang tidak lebih dari \(10\) adalah

\[C=\{2,3,5,7\}\]

Gabungkan keduanya.

\[(A\cap B)\cup C=\{2,3,4,5,7\}\]

Jawaban: C.

[collapse]


SOAL2

Bentuk sederhana dari

\[\frac{3^{\frac23}\times8^{\frac32}}{2^{\frac52}\times9^{\frac56}}\]

adalah ….

A. \(\frac{1}{42}\)

B. \(\frac23\)

C. \(\frac43\)

D. \(6\)

E. \(12\)

Pembahasan

Ubah \(8\) dan \(9\) menjadi basis prima.

\[8=2^3\]
\[9=3^2\]

Maka

\[8^{\frac32}=2^{\frac92}\]
\[9^{\frac56}=3^{\frac53}\]

Substitusikan.

\[\frac{3^{\frac23}\times2^{\frac92}}{2^{\frac52}\times3^{\frac53}}\]

Kurangkan pangkat untuk basis yang sama.

\[2^{\frac92-\frac52}\times3^{\frac23-\frac53}\]
\[2^2\times3^{-1}\]
\[\frac43\]

Jawaban: C.

[collapse]


SOAL3

Operasi biner didefinisikan oleh

\[a\odot b=\frac{(a-b)^2+2ab}{a+b}\]

untuk \(a\) dan \(b\) bilangan real tidak negatif.

Jika \(a\odot2=5\), tentukan Benar atau Salah.

1. \(a\) merupakan kelipatan \(3\).

2. \(a\) merupakan bilangan prima.

3. \(a\odot0=6\).

Pembahasan

Sederhanakan dahulu operasi binernya.

\[(a-b)^2+2ab=a^2-2ab+b^2+2ab\]
\[=a^2+b^2\]

Karena \(b=2\),

\[\frac{a^2+4}{a+2}=5\]
\[a^2+4=5a+10\]
\[a^2-5a-6=0\]
\[(a-6)(a+1)=0\]

Karena \(a\) tidak negatif, diperoleh \(a=6\).

Pernyataan 1 benar karena \(6\) kelipatan \(3\).

Pernyataan 2 salah karena \(6\) bukan bilangan prima.

Untuk pernyataan ketiga,

\[6\odot0=\frac{6^2}{6}=6\]

Jadi urutannya adalah Benar, Salah, Benar.

[collapse]


SOAL4

Peningkatan suhu dimodelkan dengan fungsi

\[y=0{,}02x-39{,}9\]

dengan \(x\) menyatakan tahun dan \(y\) peningkatan suhu dalam derajat Celsius.

Pada tahun berapakah peningkatan suhu mencapai \(0{,}7^\circ\text{C}\)?

A. 2000

B. 2003

C. 2025

D. 2030

E. 2345

Pembahasan

Karena peningkatan suhu yang ditanyakan \(0{,}7^\circ\text{C}\), masukkan \(y=0{,}7\).

\[0{,}7=0{,}02x-39{,}9\]
\[40{,}6=0{,}02x\]
\[x=\frac{40{,}6}{0{,}02}\]
\[x=2030\]

Jadi peningkatan tersebut diperkirakan tercapai pada tahun 2030.

Jawaban: D.

[collapse]


SOAL5

Sebuah tempat kursus memberikan potongan kepada 50 pendaftar pertama dengan aturan \(y=0{,}9x\). Pendaftar ke-50 membayar Rp180.000,00.

Setelah itu datang empat siswa:

  • Andi, nilai 90, memiliki Rp285.000,00.
  • Budi, nilai 92, memiliki Rp286.000,00.
  • Cici, nilai 89, memiliki Rp280.000,00.
  • Dini, nilai 95, memiliki Rp287.000,00.

Siswa berprestasi juga mendapat potongan tambahan. Siapakah yang pasti dapat mengikuti kursus?

A. Dini

B. Dini dan Budi

C. Dini, Budi, dan Andi

D. Dini, Cici, Budi, dan Andi

E. Cici dan Andi

Pembahasan

Gunakan pembayaran pendaftar ke-50 untuk menemukan harga normal.

\[180.000=0{,}9x\]
\[x=200.000\]

Jadi harga normal kursus adalah Rp200.000,00.

Empat siswa berikutnya memiliki uang lebih dari Rp200.000,00. Bahkan tanpa memperhitungkan potongan prestasi, keempatnya sudah mampu membayar harga normal.

Potongan prestasi hanya akan membuat biaya semakin kecil.

Jadi, Andi, Budi, Cici, dan Dini semuanya pasti dapat mengikuti kursus.

Jawaban: D.

[collapse]

Materi Inti: Pola Barisan dan Daerah Penyelesaian

4. Membedakan pertambahan tetap dan perubahan persentase

Barisan aritmetika digunakan ketika setiap suku bertambah atau berkurang dengan selisih tetap. Rumusnya \(U_n=a+(n-1)d\). Nilai a merupakan suku pertama dan d selisih dua suku berurutan. Jika sebuah stadion menambah seratus lima puluh kursi pada setiap baris, pola tersebut aritmetika. Jangan keliru mengalikan beda dengan nomor baris n; dari baris pertama menuju baris kelima hanya ada empat langkah perpindahan.

Sebaliknya, penurunan sebesar dua puluh persen setiap periode mengikuti barisan geometri dengan rasio \(r=0{,}8\). Rumusnya \(U_n=ar^{n-1}\). Kesalahan yang sering terjadi adalah mengurangi dua puluh persen dari jumlah awal setiap hari. Itu menghasilkan pengurangan tetap, bukan persentase terhadap nilai terbaru. Pada soal yang memakai rentang nilai, seperti “di bawah tujuh tetapi belum di bawah lima”, tuliskan batas pertidaksamaannya sebelum menghitung suku demi suku. Periksa juga apakah kata “di bawah” berarti ketat lebih kecil, bukan kurang dari atau sama dengan.

5. Menyusun sistem pertidaksamaan linear

Grafik program linear menggambarkan daerah yang memenuhi beberapa kendala sekaligus. Langkah pertama ialah menentukan persamaan setiap garis batas melalui titik potong sumbu atau dua titik yang diketahui. Setelah memperoleh persamaan, gunakan titik uji yang tidak berada pada garis. Tanda pertidaksamaan harus dipilih berdasarkan wilayah arsiran, bukan berdasarkan keinginan agar semua tanda menjadi kurang dari.

Misalnya garis melalui \((-4,0)\) dan \((0,2)\) memenuhi \(x-2y=-4\). Jika daerah yang dipilih memuat titik \((0,1)\), substitusi menghasilkan \(-2\), yang lebih besar daripada \(-4\). Artinya, sisi yang dimaksud memenuhi \(x-2y\ge-4\). Lakukan pengujian serupa untuk garis lainnya. Jangan menambahkan syarat \(x\ge0\) jika arsiran justru meluas ke kiri sumbu y.

6. Sistem persamaan linear dan efisiensi eliminasi

Soal konteks harga sering melibatkan tiga variabel. Tujuan utamanya bukan selalu menemukan ketiga harga satuan. Jika yang ditanyakan adalah kombinasi dua bunga dan satu bunga lain, coba buat kombinasi persamaan yang langsung menghasilkan total tambahan biaya tersebut. Teknik ini disebut eliminasi terarah: kita memanipulasi persamaan berdasarkan bentuk yang hendak dicari, bukan sekadar mengikuti urutan mekanis. Cara ini sering lebih singkat dan lebih aman dari kesalahan aritmetika panjang.

Pembahasan Soal Barisan dan Pertidaksamaan

SOAL6

Pada barisan kursi pertama terdapat 400 orang pemegang kertas koreo. Baris kedua terdapat 550 orang. Banyaknya orang pada setiap baris berikutnya bertambah dengan pola yang sama.

Banyak orang pada baris ke-5 adalah ….

A. 700 orang

B. 850 orang

C. 1.000 orang

D. 1.150 orang

E. 1.300 orang

Pembahasan

Karena pertambahannya tetap, gunakan barisan aritmetika.

Suku pertama \(a=400\).

Bedanya adalah

\[d=550-400=150\]

Rumus suku ke-\(n\):

\[U_n=a+(n-1)d\]

Untuk baris ke-5,

\[U_5=400+(5-1)(150)\]
\[U_5=400+600\]
\[U_5=1.000\]

Jawaban: C.

[collapse]


SOAL7

Kadar asam urat pasien pada hari pertama adalah \(13\) mg/dL dan turun \(20\%\) setiap hari.

Pasien mulai merasa nyaman jika kadarnya di bawah \(7\) mg/dL dan dinyatakan sembuh secara klinis jika kadarnya di bawah \(5\) mg/dL.

Pada hari mana pasien merasa nyaman tetapi belum sembuh secara klinis? Jawaban dapat lebih dari satu.

A. Hari ke-2

B. Hari ke-3

C. Hari ke-4

D. Hari ke-5

E. Hari ke-6

Pembahasan

Setiap hari tersisa \(80\%\) dari kadar hari sebelumnya.

Hari ke-2:

\[13(0{,}8)=10{,}4\]

Hari ke-3:

\[10{,}4(0{,}8)=8{,}32\]

Hari ke-4:

\[8{,}32(0{,}8)=6{,}656\]

Hari ke-5:

\[6{,}656(0{,}8)=5{,}3248\]

Hari ke-6:

\[5{,}3248(0{,}8)=4{,}25984\]

Kondisi yang dicari adalah

\[5\le \text{kadar}\lt 7\]

Hal tersebut terjadi pada hari ke-4 dan ke-5.

Jawaban: C dan D.

[collapse]


SOAL8

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 8
Gambar soal nomor 8.

Daerah arsiran dibatasi oleh garis melalui \((-4,0)\) dan \((0,2)\), garis melalui \((0,2)\) dan \((2,0)\), serta sumbu-\(x\). Daerah berada di atas sumbu-\(x\) dan di antara kedua garis.

Sistem pertidaksamaan yang sesuai adalah ….

A. \(x-2y\ge-4,\ x+y\le2,\ x\ge0,\ y\ge0\)

B. \(x-2y\ge-4,\ x+y\le2,\ y\ge0\)

C. \(x-2y\ge-4,\ x+y\ge2,\ y\ge0\)

D. \(2x-y\le4,\ x+y\le2,\ y\ge0\)

E. \(2x-y\ge4,\ x+y\le2,\ x\ge0,\ y\ge0\)

Pembahasan

Garis pertama melalui \((-4,0)\) dan \((0,2)\).

Persamaannya adalah

\[x-2y=-4\]

Ambil titik di dalam arsiran, misalnya \((0,1)\).

\[0-2(1)=-2\]

Karena \(-2\ge-4\), daerah memenuhi

\[x-2y\ge-4\]

Garis kedua melalui \((0,2)\) dan \((2,0)\), sehingga

\[x+y=2\]

Untuk titik \((0,1)\),

\[0+1\le2\]

maka

\[x+y\le2\]

Daerah berada di atas sumbu-\(x\), sehingga

\[y\ge0\]

Tidak ada syarat \(x\ge0\) karena arsiran juga berada pada \(x\) negatif.

Jawaban: B.

[collapse]



SOAL9

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 9
Gambar soal nomor 9.

Harga tiga buket memenuhi model berikut, dengan \(x\) harga satu tangkai mawar, \(y\) harga satu tangkai lili, dan \(z\) harga satu tangkai anyelir:

\[2x+3y+z=85.000\]
\[x+2y+2z=70.000\]
\[3x+y+z=75.000\]

Jika pembeli membeli buket tipe C dan menambah 2 tangkai lili serta 1 tangkai anyelir, total yang dibayar adalah ….

A. Rp75.000,00

B. Rp102.000,00

C. Rp110.000,00

D. Rp115.000,00

E. Rp116.000,00

Pembahasan

Kita tidak perlu menentukan harga setiap jenis bunga satu per satu.

Jumlahkan persamaan buket A dan B.

\[3x+5y+3z=155.000\]

Kurangi dengan persamaan buket C.

\[(3x+5y+3z)-(3x+y+z)=155.000-75.000\]
\[4y+2z=80.000\]

Bagi dua.

\[2y+z=40.000\]

Tambahan 2 lili dan 1 anyelir berarti tambahan biaya Rp40.000,00.

\[75.000+40.000=115.000\]

Jawaban: D.

[collapse]

Materi Inti: Sudut, Kesebangunan, dan Pythagoras

7. Memahami hubungan sudut melalui posisi

Pada dua garis sejajar yang dipotong garis lain, hubungan sudut ditentukan oleh posisi. Sudut sehadap sama besar; sudut dalam berseberangan juga sama besar; sudut dalam sepihak jumlahnya seratus delapan puluh derajat. Di sebuah titik, dua sudut yang membentuk garis lurus berpelurus sehingga totalnya seratus delapan puluh derajat. Ketika soal meminta memilih banyak pasangan sudut, jangan terburu-buru menentukan satu jawaban. Analisis setiap pilihan menurut diagram dan istilah geometrinya.

8. Bidang pada balok

Balok memiliki enam bidang sisi, terdiri atas tiga pasangan sisi yang sejajar dan saling berhadapan. Menentukan bidang yang sejajar lebih mudah jika kita membayangkan ruangan sederhana: lantai sejajar dengan langit-langit, dinding depan sejajar dengan dinding belakang, serta dinding kiri sejajar dengan dinding kanan. Dalam penamaan titik, empat huruf pembentuk satu bidang harus benar-benar berada pada satu bidang. Urutan titik tidak boleh mencampur titik dari bidang berbeda.

9. Kesebangunan menghubungkan panjang yang belum diketahui

Dua bangun sebangun memiliki sudut bersesuaian sama dan rasio sisi bersesuaian tetap. Pada trapesium atau segitiga berlapis, tarik hubungan sisi sejajar dengan hati-hati. Kadang suatu garis tengah memiliki panjang yang menjadi rata-rata geometri antara dua sisi lain, tetapi hubungan tersebut harus berasal dari kesebangunan gambar, bukan dari hafalan tanpa alasan. Setelah memperoleh panjang mendatar, gunakan Teorema Pythagoras untuk mencari sisi miring. Rumus \(c^2=a^2+b^2\) hanya berlaku untuk segitiga siku-siku, sehingga tandai sudut siku-sikunya terlebih dahulu.

10. Memeriksa satuan dan aturan pembulatan

Dalam soal pot tanaman, panjang sisi miring dihitung dari selisih tinggi dan jarak mendatar. Setelah mengetahui panjang sisi, jumlah pot maksimal umumnya hasil pembagian panjang tersedia dengan diameter pot. Namun, bila soal menuntut pot lengkap, bilangan pecahan harus dibulatkan ke bawah; tidak mungkin menempatkan sebagian pot sebagai satu pot utuh. Asumsi susunan pot secara berderet dan tanpa jarak harus sesuai dengan informasi soal. Jangan mengubah ukuran sentimeter ke meter di tengah perhitungan tanpa menjaga konsistensi.

Pembahasan Soal Geometri

SOAL10

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 10
Gambar soal nomor 10.

Dua garis sejajar dipotong oleh sebuah garis transversal. Berdasarkan penamaan sudut pada gambar, pasangan yang ditanyakan adalah:

A. \(\angle A\) dan \(\angle B\)

B. \(\angle A\) dan \(\angle E\)

C. \(\angle B\) dan \(\angle C\)

D. \(\angle B\) dan \(\angle D\)

E. \(\angle E\) dan \(\angle C\)

Pasangan manakah yang jumlah sudutnya \(180^\circ\)? Jawaban dapat lebih dari satu.

Pembahasan

\(\angle B\) dan \(\angle C\) merupakan sudut dalam sepihak, sehingga

\[\angle B+\angle C=180^\circ\]

\(\angle B\) dan \(\angle D\) merupakan pasangan sudut berpelurus, sehingga

\[\angle B+\angle D=180^\circ\]

\(\angle C\) dan \(\angle D\) merupakan sudut dalam berseberangan, sehingga keduanya sama besar.

Sementara \(\angle E\) berpelurus dengan \(\angle D\). Karena \(\angle C=\angle D\), diperoleh

\[\angle E+\angle C=180^\circ\]

Jadi pasangan yang benar adalah C, D, dan E.

[collapse]


SOAL11

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 11
Gambar soal nomor 11.

Sebuah kamar dimodelkan sebagai balok. Rak buku gantung terletak pada dinding \(CDHG\). Papan jadwal tidak boleh ditempatkan pada dinding yang sejajar dengan dinding tempat rak tersebut berada.

Dinding yang dapat dipilih adalah …. Jawaban dapat lebih dari satu.

A. \(CDHG\)

B. \(BCGF\)

C. \(ABFE\)

D. \(BCFA\)

E. \(ADHE\)

Pembahasan

Rak berada pada dinding \(CDHG\).

Dinding yang berhadapan dan sejajar dengan \(CDHG\) adalah \(ABFE\), sehingga keduanya tidak dipilih.

\(BCFA\) bukan satu bidang dinding balok yang sah.

Dua dinding samping yang tegak lurus terhadap \(CDHG\) adalah

\(BCGF\) dan \(ADHE\).

Jadi jawaban yang benar adalah B dan E.

[collapse]


SOAL12

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 12
Gambar soal nomor 12.

Dua trapesium \(KLMN\) dan \(NMPO\) sebangun. Diketahui \(KL=32\) cm, \(OP=18\) cm, dan \(KN=16\) cm.

Panjang \(LM\) adalah ….

A. \(6\sqrt5\) cm

B. \(8\sqrt5\) cm

C. \(9\sqrt5\) cm

D. \(10\sqrt5\) cm

E. \(14\sqrt5\) cm

Pembahasan

Karena kedua trapesium sebangun, perbandingan sisi yang bersesuaian sama.

\[\frac{NM}{KL}=\frac{OP}{NM}\]
\[NM^2=KL\cdot OP\]
\[NM^2=32(18)\]
\[NM=24\]

Pada gambar, bagian mendatar yang berkaitan dengan sisi miring bawah menghasilkan selisih horizontal

\[32-24=8\]

Tinggi trapesium bawah adalah \(16\) cm.

Maka sisi miring \(LM\) diperoleh dengan Teorema Pythagoras.

\[LM=\sqrt{16^2+8^2}\]
\[LM=\sqrt{320}\]
\[LM=8\sqrt5\]

Jawaban: B.

[collapse]


SOAL13

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 13
Gambar soal nomor 13.

Salah satu sisi kebun berbentuk miring. Selisih tinggi kedua ujungnya \(500-350=150\) cm dan jarak mendatarnya \(360\) cm.

Diameter pot jahe \(15\) cm, kunyit \(26\) cm, dan lengkuas \(30\) cm.

Tentukan Benar atau Salah.

1. Ada 25 pot jahe yang dapat ditempatkan.

2. Ada 15 pot kunyit yang dapat ditempatkan.

3. Ada 10 pot lengkuas yang dapat ditempatkan.

Pembahasan

Cari panjang sisi miring kebun.

\[s=\sqrt{360^2+150^2}\]
\[s=\sqrt{129.600+22.500}\]
\[s=\sqrt{152.100}\]
\[s=390\]

Untuk jahe:

\[\frac{390}{15}=26\]

Jadi pernyataan 1 salah.

Untuk kunyit:

\[\frac{390}{26}=15\]

Pernyataan 2 benar.

Untuk lengkuas:

\[\frac{390}{30}=13\]

Pernyataan 3 salah.

Jadi urutannya adalah Salah, Benar, Salah.

[collapse]

Materi Inti: Transformasi, Keliling, Luas, dan Volume

11. Transformasi geometri sebagai urutan instruksi

Refleksi, rotasi, translasi, dan dilatasi adalah transformasi yang memindahkan atau mengubah posisi bangun menurut aturan tertentu. Pada refleksi terhadap garis \(y=k\), koordinat x tetap sedangkan koordinat y menjadi \(2k-y\). Rotasi seratus delapan puluh derajat terhadap titik asal memetakan \((x,y)\) menjadi \((-x,-y)\). Jika kedua transformasi dilakukan berturut-turut, urutannya tidak boleh dipertukarkan sembarangan. Ketika titik akhir diketahui, kita dapat menelusuri perubahan secara terbalik atau menyusun persamaan koordinat untuk memperoleh titik awal.

12. Mengubah konteks tali menjadi segitiga

Panjang tali dekorasi sering dapat ditentukan dengan Teorema Pythagoras setelah lintasannya disederhanakan menjadi segitiga siku-siku. Bayangkan titik awal, titik tujuan, dan proyeksi mendatar. Jika sebuah titik berada tepat di tengah sisi sepanjang enam meter, jaraknya ke ujung pada sisi itu adalah tiga meter. Dengan sisi tegak lurus empat meter, terbentuk pola tiga-empat-lima. Jika dua tali sama panjang dipasang, jangan lupa mengalikan panjang satu tali dengan dua sebelum menghitung sisa gulungan.

13. Keliling gabungan tidak sama dengan jumlah keliling bagian

Pada ornamen yang menggabungkan segitiga dan setengah lingkaran, garis yang berada di bagian dalam bangun gabungan tidak dihitung sebagai keliling luar. Tentukan dahulu sisi-sisi yang terlihat dari luar. Panjang busur setengah lingkaran adalah \(\pi r\), sedangkan diameternya hanya dihitung jika garis diameter membentuk batas luar. Untuk segitiga sama kaki, sisi miring diperoleh dari setengah alas dan tinggi menggunakan Pythagoras. Ketika soal menyebut dua ornamen, kalikan hasil keliling satu ornamen setelah komposisinya benar.

14. Kecukupan data bukan sekadar berhasil menghitung sesuatu

Soal kecukupan data menanyakan apakah sebuah besaran bisa ditentukan secara unik. Pernyataan yang memungkinkan kita menghitung diagonal tetapi tidak menentukan semua sisi belum tentu cukup untuk mendapatkan keliling. Untuk mengujinya, bayangkan dua bangun berbeda yang sama-sama memenuhi informasi tetapi menghasilkan keliling berlainan. Jika keduanya mungkin, datanya tidak cukup. Dalam pembuktian kecukupan bersama, jelaskan bagaimana dua informasi saling melengkapi.

15. Volume ruang dan luas permukaan

Soal pengemasan kardus dapat ditinjau dengan perbandingan volume. Namun perbandingan volume memberi batas atas dan baru menjadi jumlah yang dapat dicapai jika kardus memang bisa disusun sesuai dimensi ruang. Oleh karena itu, sertakan contoh orientasi dan banyaknya kardus di tiap arah. Untuk melapisi benda berbentuk tabung tanpa alas dan tutup, gunakan luas selimut \(L=2\pi rt=\pi dt\), bukan luas permukaan tabung lengkap. Jika stiker dijual lembaran utuh, hasil bagi luas harus dibulatkan ke atas.

Pembahasan Soal Transformasi dan Pengukuran

SOAL14

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 14
Gambar soal nomor 14.

Pilihan gambar transformasi geometri TKA nomor 14, bagian pertama
Pilihan gambar transformasi geometri TKA nomor 14, bagian kedua

Titik \(B\) direfleksikan terhadap garis \(y=1\), kemudian hasilnya dirotasi \(180^\circ\) terhadap titik \(O(0,0)\). Diketahui bayangan akhirnya adalah \(B’=(-4,1)\).

Gambar pilihan yang benar adalah gambar yang menempatkan titik B pada koordinat ….

A. Pilihan A

B. Pilihan B

C. Pilihan C

D. Pilihan D

E. Pilihan E

Pembahasan

Misalkan titik awal

\[B=(x,y)\]

Refleksi terhadap \(y=1\) menghasilkan

\[(x,2-y)\]

Rotasi \(180^\circ\) terhadap titik asal mengubah kedua tanda koordinat.

\[(x,2-y)\to(-x,y-2)\]

Diketahui hasilnya \((-4,1)\).

\[-x=-4\]
\[x=4\]

Untuk koordinat kedua,

\[y-2=1\]
\[y=3\]

Jadi titik awal adalah

\[B=(4,3)\]

Koordinat tersebut terdapat pada pilihan B.

Jawaban: B.

[collapse]


SOAL15

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 15
Gambar soal nomor 15.

Sebuah kelas berukuran \(4\) m kali \(6\) m. Tali hias dipasang dari pojok dinding pintu menuju titik tengah sisi berhadapan pada bagian langit-langit.

Dibuat dua tali dengan panjang sama. Jika tersedia tali sepanjang \(20\) m, sisa tali adalah ….

A. \(6\) m

B. \(10\) m

C. \(11\) m

D. \(13\) m

E. \(15\) m

Pembahasan

Karena titik tujuan berada di tengah sisi \(6\) m, jarak dari tengah ke salah satu ujung adalah

\[\frac62=3\]

Satu tali membentuk diagonal segitiga siku-siku dengan sisi \(3\) m dan \(4\) m.

\[l=\sqrt{3^2+4^2}\]
\[l=5\]

Dua tali membutuhkan

\[2(5)=10\]

Sisa dari gulungan \(20\) m adalah

\[20-10=10\]

Jawaban: B.

[collapse]


SOAL16

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 16
Gambar soal nomor 16.

Sebuah ornamen tersusun dari segitiga sama kaki dan setengah lingkaran. Lebar bagian segitiga \(50\) cm, diameter bagian lingkaran \(20\) cm, dan tinggi keseluruhan \(70\) cm.

Jika dibuat dua ornamen, panjang kayu yang dibutuhkan untuk mengelilingi bagian luar adalah ….

A. \(322{,}8\) cm

B. \(352{,}8\) cm

C. \(362{,}8\) cm

D. \(382{,}8\) cm

E. \(445{,}6\) cm

Pembahasan

Jari-jari lingkaran adalah \(10\) cm. Karena bagian lingkaran menonjol \(10\) cm ke bawah, tinggi segitiga adalah

\[70-10=60\]

Setengah alas segitiga adalah \(25\) cm.

Panjang sisi miring segitiga:

\[s=\sqrt{25^2+60^2}\]
\[s=\sqrt{4.225}\]
\[s=65\]

Bagian alas segitiga yang masih tampak pada masing-masing sisi lingkaran adalah

\[\frac{50-20}{2}=15\]

Panjang busur setengah lingkaran:

\[\frac12\pi d\]
\[=\frac12(3{,}14)(20)\]
\[=31{,}4\]

Keliling satu ornamen:

\[65+65+15+15+31{,}4=191{,}4\]

Untuk dua ornamen:

\[2(191{,}4)=382{,}8\]

Jawaban: D.

[collapse]


SOAL17

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 17
Gambar soal nomor 17.

Salah satu diagonal sebuah layang-layang panjangnya \(20\) cm. Ditanyakan apakah keliling layang-layang dapat ditentukan.

Diberikan dua pernyataan:

(1) Luas layang-layang \(160\text{ cm}^2\).

(2) Panjang salah satu sisinya \(10\) cm.

A. Pernyataan (1) saja cukup, tetapi (2) saja tidak cukup.

B. Pernyataan (2) saja cukup, tetapi (1) saja tidak cukup.

C. Kedua pernyataan bersama-sama cukup, tetapi masing-masing saja tidak cukup.

D. Masing-masing pernyataan sendiri sudah cukup.

E. Kedua pernyataan tetap tidak cukup.

Pembahasan

Pernyataan (1) saja.

Rumus luas layang-layang adalah

\[L=\frac12d_1d_2\]

Maka

\[160=\frac12(20)d_2\]
\[d_2=16\]

Kita mengetahui dua diagonal, tetapi belum mengetahui bagaimana diagonal \(20\) cm terbagi pada titik potongnya. Keliling belum dapat ditentukan secara unik.

Jadi pernyataan (1) saja tidak cukup.

Pernyataan (2) saja.

Satu diagonal \(20\) cm dan satu sisi \(10\) cm juga belum menentukan sisi pasangan lainnya.

Jadi pernyataan (2) saja tidak cukup.

Kedua pernyataan bersama-sama.

Dari luas diperoleh diagonal lain \(16\) cm. Salah satu diagonal layang-layang membagi diagonal lain menjadi dua bagian \(8\) cm.

Dengan salah satu sisi \(10\) cm, diperoleh bagian diagonal lainnya:

\[10^2=8^2+x^2\]
\[x^2=36\]
\[x=6\]

Bagian diagonal \(20\) cm yang lain adalah

\[20-6=14\]

Sisi pasangan lainnya dapat ditentukan dengan Pythagoras.

\[s=\sqrt{14^2+8^2}\]
\[s=2\sqrt{65}\]

Dengan demikian, keliling dapat ditentukan secara unik.

Jawaban: C.

[collapse]


SOAL18

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 18
Gambar soal nomor 18.

Sebuah kardus helm berukuran \(20\text{ cm}\times20\text{ cm}\times30\text{ cm}\). Bak truk berukuran \(120\text{ cm}\times240\text{ cm}\times150\text{ cm}\).

Banyak kardus maksimum yang dapat dimuat adalah ….

A. 336 kardus

B. 360 kardus

C. 384 kardus

D. 432 kardus

E. 504 kardus

Pembahasan

Bandingkan volume truk dengan volume satu kardus.

Volume bak:

\[120(240)(150)\]

Volume kardus:

\[20(20)(30)\]

Banyak kardus:

\[\frac{120\cdot240\cdot150}{20\cdot20\cdot30}\]
\[=6\cdot12\cdot5\]
\[=360\]

Ukuran-ukuran tersebut juga memungkinkan penyusunan tanpa menyisakan ruang dalam model soal.

Jawaban: B.

[collapse]


SOAL19

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 19
Gambar soal nomor 19.

Sebuah lampu berbentuk tabung berongga tanpa alas dan tutup mempunyai diameter \(14\) cm dan tinggi \(25\) cm. Selimut tabung akan dilapisi stiker.

Satu lembar stiker menutupi \(300\text{ cm}^2\) dan harganya Rp9.000,00.

Biaya minimum untuk membuat 8 lampu adalah ….

A. Rp72.000,00

B. Rp108.000,00

C. Rp252.000,00

D. Rp270.000,00

E. Rp288.000,00

Pembahasan

Karena tabung tanpa alas dan tutup, yang dilapisi hanya selimutnya.

\[L=\pi dh\]
\[L=\frac{22}{7}(14)(25)\]
\[L=1.100\text{ cm}^2\]

Untuk 8 lampu:

\[8(1.100)=8.800\text{ cm}^2\]

Banyak lembar stiker:

\[\frac{8.800}{300}=29\frac13\]

Stiker harus dibeli dalam lembar utuh, sehingga diperlukan 30 lembar.

\[30(9.000)=270.000\]

Jawaban: D.

[collapse]

Materi Inti: Perbandingan Trigonometri Segitiga Siku-Siku

Trigonometri dasar menghubungkan sudut dengan panjang sisi. Untuk sudut lancip pada segitiga siku-siku, sinus merupakan sisi depan dibagi sisi miring, cosinus merupakan sisi samping dibagi sisi miring, dan tangen merupakan sisi depan dibagi sisi samping. Istilah depan dan samping selalu bergantung pada sudut yang sedang ditinjau. Itulah sebabnya satu sisi dapat menjadi sisi depan bagi satu sudut tetapi menjadi sisi samping bagi sudut lain. Sisi miring selalu berhadapan dengan sudut sembilan puluh derajat dan menjadi sisi terpanjang.

Ketika diketahui \(\cos\alpha=3/5\), buat model segitiga yang panjang sisi sampingnya tiga bagian dan sisi miringnya lima bagian. Sisi sisanya adalah empat bagian menurut Pythagoras. Namun, jangan langsung berasumsi bahwa semua segitiga pada gambar mempunyai rasio tiga-empat-lima. Jika gambar mengandung dua segitiga, informasi panjang tambahan dapat mengubah segitiga yang digunakan untuk sudut lain. Gambar ulang bagian kecil yang memuat sudut yang ditanyakan agar letak sisi tidak tertukar.

Rasionalisasi penyebut sering muncul pada bentuk \(3/\sqrt7\). Kita dapat mengalikan pembilang dan penyebut dengan \(\sqrt7\) sehingga menjadi \(3\sqrt7/7\). Dua bentuk itu setara; perbedaan tampilan tidak berarti nilai trigonometri berbeda. Pada soal benar-salah, periksa ketiga pernyataan satu per satu. Satu pernyataan benar tidak membuat pernyataan lain otomatis benar.

Pembahasan Soal Trigonometri

SOAL20

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 20
Gambar soal nomor 20.

Pada gambar, \(AD\perp BC\), \(AB=DC=4\) cm, dan

\[\cos\alpha=\frac35\]

Tentukan Benar atau Salah.

1. \(\sin\beta=\frac{\sqrt7}{4}\).

2. \(\cos\beta=\frac{\sqrt7}{5}\).

3. \(\tan\beta=\frac{3\sqrt7}{7}\).

Pembahasan

Pada segitiga siku-siku ADC,

\[\cos\alpha=\frac{AD}{AC}=\frac35\]

Misalkan \(AD=3k\) dan \(AC=5k\).

Karena \(DC=4\), gunakan Pythagoras.

\[(3k)^2+4^2=(5k)^2\]
\[9k^2+16=25k^2\]
\[k=1\]

Jadi \(AD=3\).

Pada segitiga ABD, diketahui \(AB=4\).

\[BD^2+3^2=4^2\]
\[BD^2=7\]
\[BD=\sqrt7\]

Untuk sudut \(\beta\):

\[\sin\beta=\frac{AD}{AB}=\frac34\]

Pernyataan 1 salah.

\[\cos\beta=\frac{BD}{AB}=\frac{\sqrt7}{4}\]

Pernyataan 2 salah.

\[\tan\beta=\frac{AD}{BD}=\frac3{\sqrt7}=\frac{3\sqrt7}{7}\]

Pernyataan 3 benar.

Jadi urutannya adalah Salah, Salah, Benar.

[collapse]

Materi Inti: Interpretasi Data, Kombinatorik, dan Peluang

16. Membaca grafik dengan perhatian pada kata-kata kunci

Grafik garis harus dibaca berdasarkan kategori, sumbu, satuan, dan rentang waktunya. Pernyataan “selalu naik” berarti setiap pasangan titik berurutan dalam rentang yang dimaksud menunjukkan peningkatan; satu kali turun membuat pernyataan itu salah. Pernyataan “tetap sama selama tiga tahun terakhir” mengharuskan kita melihat tepat tiga titik akhir, bukan hanya titik pertama dan terakhir. Jangan membandingkan garis dari warna atau kemiringan semata tanpa mencocokkan legendanya.

17. Aturan susunan dan konsep blok

Untuk menyusun n objek berbeda pada satu baris, banyak susunan tanpa syarat adalah \(n!\). Tetapi syarat posisi dapat mengurangi jumlah susunan. Jika tiga orang A, C, dan D harus berurutan dengan C tepat di tengah, kita dapat memperlakukan A-C-D sebagai satu blok. Blok itu memiliki dua orientasi, yakni A-C-D dan D-C-A. Jika masih ada dua objek lain, total ada tiga objek yang diatur; banyak susunannya \(3!\) dikalikan dua orientasi. Periksa apakah kata “di antara” diartikan tepat bersebelahan atau hanya berada pada posisi yang lebih tengah. Definisi kalimat soal menentukan model penghitungannya.

18. Mean, median, dan kuantor logis

Rata-rata diperoleh dari jumlah seluruh data dibagi banyaknya data. Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan, bukan selalu entri ketiga dari urutan hari. Dari mean kita dapat mencari jumlah dua variabel yang belum diketahui. Syarat median kemudian mempersempit kemungkinan pasangan nilainya. Kata “pasti” harus benar pada setiap pasangan yang diizinkan, sedangkan “mungkin” cukup benar pada minimal satu pasangan. Cara rapi ialah menulis semua pasangan yang memenuhi, kemudian menguji tiap pernyataan terhadap daftar tersebut.

19. Peluang satu kejadian dan undian bersyarat

Peluang kejadian A, jika semua hasil sama mungkin, adalah \(P(A)=n(A)/n(S)\). Hitung banyak hasil yang mendukung kejadian dan total hasil. Jika terdapat enam puluh angpao dengan empat jenis hadiah dan sebagian kosong, total kosong diperoleh dari enam puluh dikurangi seluruh angpao berhadiah. Dalam pengambilan berulang, perhatikan apakah kertas yang keluar dikembalikan. Pengembalian mempertahankan ukuran kotak untuk kategori itu, sedangkan kertas hadiah yang tidak dikembalikan mengubah jumlah hadiah dan jumlah keseluruhan kertas.

Untuk mencari kondisi agar peluang tetap sama, misalkan x banyak hadiah yang sudah keluar. Setelah x hadiah diambil tanpa pengembalian, peluang hadiah berikutnya menjadi rasio hadiah tersisa terhadap seluruh kertas tersisa. Persamaan rasional sederhana dapat menentukan x. Terakhir, terjemahkan angka x ke kalimat: jika x nol, berarti tidak ada hadiah yang keluar selama pengambilan sebelumnya, sehingga semua pengambilan tersebut adalah kertas kosong.

Pembahasan Soal Data dan Peluang

SOAL21

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 21
Gambar soal nomor 21.

Sebuah grafik menunjukkan jumlah lulusan tiga sekolah pada tahun 2017 sampai 2025.

Tentukan pernyataan yang sesuai dengan grafik.

A. Banyak lulusan SMA 1 Bintang selalu bertambah mulai tahun 2020.

B. Pada tahun 2017 sampai 2020, lulusan ketiga sekolah selalu bertambah.

C. Banyak lulusan SMK Kejora konsisten naik selama lima tahun terakhir.

D. Banyak lulusan SMA 2 Bintang tetap sama selama tiga tahun terakhir.

E. Banyak lulusan ketiga sekolah pada tahun 2023 menurun dibanding tahun sebelumnya.

Pembahasan

Baca setiap garis secara terpisah. Jangan menilai grafik hanya dari kecenderungan keseluruhan.

Pernyataan A benar. Data SMA 1 Bintang menunjukkan kenaikan mulai tahun 2020.

Pernyataan B salah karena pada rentang 2017 sampai 2020 tidak semua sekolah selalu naik pada setiap tahun.

Pernyataan C salah karena grafik SMK Kejora mengalami penurunan pada tahun 2023.

Pernyataan D benar karena data SMA 2 Bintang pada tiga tahun terakhir tetap sekitar 300 siswa.

Pernyataan E salah karena pada 2023 tidak semua sekolah turun. SMA 1 Bintang justru naik.

Jadi pernyataan yang benar adalah A dan D.

[collapse]


SOAL22

Lima stan dikelola oleh pedagang A, B, C, D, dan E. Stan C harus tepat berada di antara stan A dan D.

Banyak susunan yang memenuhi adalah ….

A. 6 susunan

B. 12 susunan

C. 120 susunan

D. 240 susunan

E. 720 susunan

Pembahasan

Agar C tepat berada di antara A dan D, terdapat dua blok yang mungkin:

A-C-D

atau

D-C-A.

Anggap blok tersebut sebagai satu objek.

Bersama B dan E, ada tiga objek yang disusun.

\[3!=6\]

Karena bloknya mempunyai dua kemungkinan arah,

\[2(6)=12\]

Jawaban: B.

[collapse]


SOAL23

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 23
Gambar soal nomor 23.

Jumlah pengunjung perpustakaan selama Senin sampai Jumat adalah

\(4,\ p,\ 5,\ r,\ 6\).

Rata-ratanya \(6\), jumlah pengunjung setiap hari antara \(2\) dan \(10\), serta mediannya \(6\).

Tentukan Benar atau Salah.

1. Pengunjung hari Selasa pasti lebih banyak daripada semua hari lain.

2. Pengunjung hari Kamis pasti lebih dari 5 orang.

3. Pengunjung hari Jumat dan Kamis mungkin sama.

Pembahasan

Dari rata-rata, jumlah seluruh data adalah

\[5(6)=30\]

Maka

\[4+p+5+r+6=30\]
\[p+r=15\]

Agar median lima data tersebut sama dengan \(6\), nilai \(p\) dan \(r\) yang memenuhi adalah

\((6,9)\), \((7,8)\), \((8,7)\), atau \((9,6)\).

Pernyataan 1 salah. Misalnya \(p=6\) dan \(r=9\), sehingga Selasa bukan yang terbesar.

Pernyataan 2 benar karena semua kemungkinan nilai \(r\) adalah \(6,7,8,\) atau \(9\), semuanya lebih dari \(5\).

Pernyataan 3 benar karena dapat terjadi \(r=6\), sama dengan jumlah pengunjung hari Jumat.

Jadi urutannya adalah Salah, Benar, Benar.

[collapse]


SOAL24

Sebuah kotak berisi 60 angpao. Isinya:

  • 15 angpao kupon Rp25.000,00;
  • 12 angpao kupon Rp50.000,00;
  • 10 angpao set sendok-garpu;
  • 8 angpao pemanas air;
  • sisanya kosong.

Peluang mengambil angpao kosong adalah ….

A. \(\frac1{15}\)

B. \(\frac15\)

C. \(\frac14\)

D. \(\frac5{12}\)

E. \(\frac5{11}\)

Pembahasan

Hitung dahulu banyak angpao berhadiah.

\[15+12+10+8=45\]

Angpao kosong adalah

\[60-45=15\]

Maka peluangnya

\[P=\frac{15}{60}\]
\[P=\frac14\]

Jawaban: C.

[collapse]


SOAL25

Gambar pendukung soal TKA Matematika nomor 25
Gambar soal nomor 25.

Sebuah kotak undian berisi:

  • 6 kertas Minuman Gratis;
  • 4 kertas Makanan Gratis;
  • 5 kertas kosong.

Kertas kosong selalu dikembalikan ke kotak jika terambil, sedangkan kertas hadiah tidak dikembalikan.

Ani merupakan orang kelima yang mengambil undian. Kondisi empat pengambilan sebelumnya yang membuat peluang Ani memperoleh hadiah tetap \(\frac23\) adalah ….

A. 1 minuman gratis, 1 makanan gratis, dan 2 kertas kosong

B. 2 makanan gratis dan 2 minuman gratis

C. 2 minuman gratis dan 2 kertas kosong

D. 4 kertas kosong

E. 4 minuman gratis

Pembahasan

Pada awalnya terdapat 10 kertas hadiah dari total 15 kertas.

Misalkan \(x\) kertas hadiah sudah terambil oleh empat orang sebelumnya.

Karena kertas kosong dikembalikan, jumlah kertas yang tersisa adalah \(15-x\), sedangkan hadiah tersisa \(10-x\).

Diketahui peluang hadiah bagi Ani tetap \(\frac23\).

\[\frac{10-x}{15-x}=\frac23\]

Kalikan silang.

\[3(10-x)=2(15-x)\]
\[30-3x=30-2x\]
\[x=0\]

Artinya, belum ada satu pun kertas hadiah yang keluar.

Keempat orang sebelumnya harus memperoleh kertas kosong. Karena kertas kosong selalu dikembalikan, isi kotak sebelum Ani tetap 6 minuman, 4 makanan, dan 5 kosong.

Jawaban: D.

[collapse]

Kunci Jawaban Ringkas

1. C

2. C

3. Benar, Salah, Benar

4. D

5. D

6. C

7. C dan D

8. B

9. D

10. C, D, dan E

11. B dan E

12. B

13. Salah, Benar, Salah

14. B

15. B

16. D

17. C

18. B

19. D

20. Salah, Salah, Benar

21. A dan D

22. B

23. Salah, Benar, Benar

24. C

25. D

Pola Penting dari 25 Soal

Kumpulan soal ini memperlihatkan bahwa soal TKA tidak selalu menjadi sulit karena hitungannya panjang. Banyak nomor justru dapat diselesaikan lebih cepat setelah kita menemukan struktur yang tepat.

Pada soal himpunan, tuliskan anggota yang benar-benar diperlukan.

Pada eksponen, samakan basis sebelum mengoperasikan pangkat.

Pada fungsi kontekstual, tentukan arti setiap variabel sebelum memasukkan angka.

Pada barisan, periksa apakah selisih atau rasionya tetap.

Pada grafik pertidaksamaan, tentukan garis batas lalu gunakan titik uji.

Pada sistem persamaan, jangan selalu mencari semua variabel. Cari kombinasi variabel yang langsung ditanyakan.

Pada geometri, ubah gambar menjadi hubungan panjang, kesebangunan, sudut, atau Pythagoras.

Pada soal data, kata seperti selalu, pasti, dan mungkin harus diperiksa dengan hati-hati.

Pada peluang, pastikan apakah objek yang sudah diambil dikembalikan atau tidak karena kondisi ini mengubah ruang sampel.

Strategi Efisien Mengerjakan Soal TKA Matematika

Pertama, baca tujuan soal. Jangan menghitung sebelum mengetahui apa yang sebenarnya ditanyakan.

Kedua, sederhanakan informasi. Grafik, tabel, atau cerita panjang sering dapat diringkas menjadi satu persamaan atau satu hubungan geometri.

Ketiga, cari konsep utama. Apakah soal membutuhkan barisan, Pythagoras, kesebangunan, peluang, atau sistem persamaan?

Keempat, manfaatkan pilihan jawaban. Pilihan dapat digunakan untuk mengecek hasil, tetapi bukan menggantikan penalaran.

Kelima, lakukan pengecekan cepat. Tanyakan apakah nilai yang diperoleh masuk akal terhadap gambar, satuan, dan konteks soal.

Cek Pemahaman

Mengapa pada soal buket bunga kita tidak perlu mencari harga mawar, lili, dan anyelir satu per satu?

Mengapa informasi tinggi kelas pada soal tali hias tidak diperlukan untuk menghitung panjang tali?

Bagaimana kata “pasti” dan “mungkin” mengubah cara kita memeriksa pernyataan pada soal statistika?

Mengapa pada soal undian terakhir kertas kosong yang dikembalikan tidak mengubah komposisi kotak?

Refleksi

Dari 25 soal tersebut, pada nomor mana strategi menentukan model lebih penting daripada perhitungan?

Bagaimana cara membedakan informasi utama dan informasi pengecoh pada soal kontekstual?

Jika suatu hasil hitung tidak tersedia dalam opsi, pemeriksaan apa yang sebaiknya dilakukan terlebih dahulu?

Apa pola penyelesaian yang muncul berulang pada soal geometri meskipun gambarnya berbeda?

Kesimpulan

Pembahasan soal TKA Matematika SMA 2025 ini menunjukkan bahwa kemampuan matematika yang dibutuhkan bukan sekadar menghitung cepat.

Siswa perlu memahami konsep, menerjemahkan situasi ke model matematika, memilih strategi yang efisien, dan mengevaluasi hasil.

Dari 25 soal yang dibahas, pola pentingnya adalah pahami informasi → tentukan konsep → bangun model → hitung seperlunya → periksa kembali.

Pola tersebut berlaku pada materi bilangan, aljabar, geometri, data, maupun peluang.

Semakin terbiasa mengenali struktur soal, semakin sedikit perhitungan yang sebenarnya perlu dilakukan. Inilah salah satu kunci menghadapi soal TKA yang menekankan penalaran.

FAQ

Apakah soal TKA Matematika lebih banyak menguji hitungan atau penalaran?

Keduanya diperlukan, tetapi banyak soal dirancang agar siswa harus memilih model atau strategi yang tepat sebelum melakukan perhitungan.

Bagaimana cara belajar dari pembahasan soal TKA?

Jangan hanya membaca jawaban akhir. Tutup bagian pembahasan, kerjakan sendiri, kemudian bandingkan strategi dan langkah yang digunakan.

Apakah semua informasi pada soal kontekstual harus digunakan?

Tidak. Beberapa soal menyertakan informasi tambahan. Kemampuan menentukan informasi yang relevan merupakan bagian dari penalaran matematika.

Apa yang harus dilakukan jika soal berbentuk grafik atau gambar?

Terjemahkan gambar menjadi informasi matematis seperti koordinat, panjang, gradien, persamaan garis, hubungan sudut, atau perbandingan sisi.

Bagaimana cara meningkatkan kecepatan mengerjakan soal TKA Matematika?

Latih pengenalan pola. Semakin cepat kamu mengenali bahwa sebuah soal merupakan barisan aritmetika, kesebangunan, Pythagoras, sistem persamaan, atau peluang bersyarat, semakin singkat proses penyelesaiannya.

Rencana Belajar TKA Matematika Selama Empat Pekan

Pekan pertama: fondasi operasi dan aljabar

Awali dengan himpunan, bilangan berpangkat, operasi yang didefinisikan dalam soal, persamaan linear, serta fungsi. Alokasikan waktu untuk mengerjakan contoh sederhana sebelum soal kontekstual. Tujuan utama pekan pertama adalah ketelitian membaca simbol dan menghubungkan variabel dengan informasi dalam cerita. Setiap kali salah, tandai apakah kesalahannya terletak pada definisi, perhitungan, atau kesimpulan. Jangan mencampurkan semuanya menjadi kategori “kurang teliti” karena jenis kesalahan menentukan latihan lanjutan.

Pekan kedua: barisan, grafik, dan persamaan

Berlatihlah membedakan model aritmetika dan geometri dalam beberapa konteks. Setelah itu, pindah ke grafik pertidaksamaan dan SPL. Terapkan aturan menggambar, menentukan garis batas, serta mencoba titik uji. Pada soal harga, biasakan mencari ekspresi target sebelum mengerjakan eliminasi panjang. Untuk menguji pemahaman, buat variasi angka baru dari sebuah soal, kemudian selesaikan kembali tanpa melihat pembahasan sebelumnya. Jika strategi yang sama tetap berhasil, berarti yang dipahami adalah konsep, bukan hafalan angka.

Pekan ketiga: geometri dan transformasi

Jadwalkan latihan menggambar ulang sketsa kecil. Tandai panjang, sudut siku-siku, pasangan garis sejajar, dan posisi bidang. Jangan segera menerapkan semua rumus yang diingat. Tanyakan rumus mana yang benar-benar relevan terhadap besaran yang diminta. Untuk kesebangunan, cocokkan pasangan sisi terlebih dahulu. Untuk ornamen gabungan, tebalkan garis keliling yang dihitung. Untuk volume, tuliskan satuan kubik; untuk luas, satuan persegi. Kebiasaan kecil tersebut mencegah kesalahan penyelesaian yang tampak masuk akal tetapi tidak menjawab pertanyaan.

Pekan keempat: data, peluang, dan simulasi

Fokus pada pembacaan grafik, istilah pasti atau mungkin, aturan susunan, serta peluang pengambilan berulang. Lakukan simulasi gabungan dari berbagai topik, lalu evaluasi bukan hanya jumlah jawaban benar tetapi juga waktu dan alasan kesalahan. Jika sebuah soal terlalu lama, tanyakan apakah modelnya tidak segera terlihat atau operasinya memang berat. Pada kesempatan berikutnya, kerjakan lagi tanpa melihat kunci. Pengulangan bermakna lebih bermanfaat daripada menghafal opsi soal.

Strategi Mengerjakan Pilihan Ganda dan Pilihan Ganda Kompleks

Pada pilihan ganda biasa, tujuanmu adalah menemukan satu opsi benar. Namun pada pilihan ganda kompleks, beberapa opsi dapat benar sekaligus. Karena itu, cara membaca instruksi menjadi penting. Tandai sejak awal apakah soal meminta satu jawaban, lebih dari satu jawaban, atau benar-salah untuk tiap pernyataan. Siswa sering dapat menyelesaikan perhitungannya tetapi kehilangan nilai karena mengira bentuk soalnya sama dengan nomor sebelumnya.

Untuk soal pilihan ganda, eliminasi opsi dapat membantu jika jawaban memiliki satuan, tanda, atau kisaran yang jelas. Misalnya panjang tidak mungkin negatif dan jumlah barang utuh tidak mungkin pecahan. Namun, eliminasi bukan pengganti pembuktian. Opsi yang terlihat paling wajar tetap harus memenuhi model soal. Jika jawaban memuat akar kuadrat, periksa apakah bentuk akar sudah disederhanakan sebelum membandingkan dengan pilihan.

Untuk pernyataan benar-salah, lakukan penilaian terpisah atas setiap pernyataan. Jangan terpengaruh hasil sebelumnya. Pada klaim “pasti”, cari kemungkinan tandingan; pada klaim “mungkin”, cari satu konstruksi yang memenuhi. Pada grafik, baca legenda dan tahun secara teliti. Pada geometri, jangan menyimpulkan sesuatu hanya karena sudut atau sisi tampak sama panjang di layar.

Kesalahan yang Paling Sering Muncul dalam Persiapan TKA

Membaca sebagian kalimat soal

Informasi kecil seperti “tidak negatif”, “tepat di antara”, “tidak dikembalikan”, atau “sejajar” dapat menentukan seluruh metode. Garisbawahi syarat semacam itu. Setelah memperoleh hasil, baca kembali kalimat pertanyaan untuk memastikan hasil itu benar-benar yang diminta.

Menggunakan rumus sebelum membangun model

Pythagoras berguna hanya setelah segitiga siku-sikunya ditemukan. Rumus barisan berguna setelah pola pertambahannya diidentifikasi. Rumus peluang berguna setelah ruang sampel dipastikan. Ketika rumus dipasang terlalu cepat, jawaban sering tampak rapi tetapi bertolak belakang dengan kondisi soal.

Tidak memeriksa domain dan satuan

Nilai variabel negatif mungkin tidak sesuai dengan konteks jumlah orang atau harga. Luas tidak dapat dinyatakan dalam sentimeter biasa. Banyak stiker atau kardus harus berupa bilangan bulat, dengan cara pembulatan yang bergantung pada konteks. Satu baris pemeriksaan domain dan satuan bisa menyelamatkan jawaban.

Melupakan bahwa informasi bisa berlebihan

Pada soal kontekstual, tidak semua angka perlu digunakan. Kadang data tambahan ditampilkan untuk menguji apakah siswa mampu memisahkan informasi penting dari distraktor. Jangan merasa wajib menggunakan semua informasi. Mulailah dari pertanyaan, lalu pilih informasi yang langsung terhubung dengan target.

Latihan Refleksi Lanjutan

Cobalah membuat ulang lima soal paling sulit menurutmu dengan angka yang berbeda. Untuk soal himpunan, ganti himpunan bilangan yang digunakan. Untuk barisan, ganti suku pertama dan selisih. Untuk geometri, ganti ukuran tanpa mengubah jenis bangun. Untuk peluang, ganti banyak objek tiap kategori. Setelah membuat soal baru, berikan kepada teman dan bandingkan pendekatan penyelesaiannya. Kegiatan ini melatih pemahaman struktur lebih kuat daripada sekadar mengulang satu jawaban.

Tuliskan jurnal kesalahan dalam tiga kolom: konsep yang terlewat, langkah yang keliru, dan kebiasaan baru yang akan diterapkan. Contohnya, apabila salah membandingkan grafik, kebiasaan baru adalah mengecek semua titik pada interval sebelum menyatakan “selalu naik”. Jika salah menghitung ornamen, biasakan menelusuri keliling dengan jari atau pena sebelum memasukkan angka. Pola koreksi konkret inilah yang membantu kemampuan matematika meningkat secara bertahap.

Belajar Bersama MATEMATIKA.ID

MATEMATIKA.ID menyediakan program les privat matematika online dan dukungan kursus belajar mandiri. Bagi siswa yang mempersiapkan TKA Matematika, pembelajaran dapat diarahkan pada pemetaan kemampuan awal, penguatan topik lemah, latihan model soal, serta evaluasi tryout. Materi dalam artikel ini dapat dijadikan titik awal untuk menentukan bagian mana yang perlu dilatih lebih mendalam.

Untuk mendapatkan informasi program persiapan TKA dan les privat matematika, kunjungi halaman MATEMATIKA.ID atau gunakan menu Kontak pada website. Pilih program berdasarkan tingkat kesiapan dan kebutuhan belajarmu, bukan semata-mata jumlah paket soal.

Artikel terkait